Jujur, Cindy sebagai admin web ini tidak terlalu suka tentang properti secara general, tetapi, ketika saya menghadapi dunia nyata dan sering berhubungan dengan dunia jual beli rumah, saya merasa informasi ini sudah seharusnya diketahui oleh orang lain, dan semoga tulisan kali ini pun dapat membantu anda semua.

faktor harga sebuah rumah

Hari ini, kita akan membahas tentang beberapa faktor yang mempengaruhi harga sebuah rumah, silahkan dibaca supaya anda nanti tidak rugi dan semoga untung dalam berurusan di urusan properti.

Rumah, selain berfungsi sebagai tempat berlindung, rumah juga merupakan salah satu jenis investasi yang dapat memberikan keuntungan yang cukup menggiurkan. Namun, untuk menjadikannya sebuah investasi yang dapat anda petik hasilnya kelak, ada beberapa faktor yang harus anda pertimbangkan. Apa sajakah faktor faktor yang mempengaruhi harga sebuah rumah? Sedangkan kita tidak tahu bisa saja nanti kita membutuhkan rumah baru.

1. Kondisi bangunan

Tidak dapat dipungkiri jika orang orang akan lebih tertarik dengan rumah yang terlihat indah dan asri. Nilai bangunan pun ikut meningkat jika kondisi bangunan terlihat bagus. Sebaliknya, kondisi rumah yang terlihat tidak terawat justru akan menurunkan nilainya. Karena itu, anda harus selalu merawat rumah anda dengan baik agar nilai jualnya tidak jatuh.

2. Desain rumah

Bentuk atau model sebuah rumah juga dapat menjadi salah satu faktor penentu harga jualnya. Seperti yang anda ketahui, rumah dengan desain modern lebih banyak disukai oleh generasi muda. Namun tidak sedikit pula yang menggemari rumah dengan gaya etnis tradisional. Semakin unik gaya model rumah tersebut, harga yang dimilikinya pun akan semakin fantastis.

Selain itu, rumah dengan kamar tidur dan kamar mandi yang lebih banyak tentunya lebih mahal daripada rumah dengan 1 kamar tidur. Ketersediaan air bersih juga menjadi faktor lain yang merubah nilai sebuah properti.

3. Harga pasar

Pada umumnya, harga sebuah properti akan mengikuti harga pasaran properti di sekitarnya. Karena itu, jika harga pasaran di sekitar rumah anda cukup tinggi, maka nilai bangunan anda ikut naik juga. Perlu anda ketahui bahwa nilai properti selalu naik setiap tahunnya. Tanah dengan nilai yang rendah 20 tahun yang lalu bisa memiliki harga jual berkali lipat lebih tinggi saat ini. Karena itu, properti dapat menjadi investasi yang berharga untuk keluarga anda.

Namun, anda harus berhati hati dalam menentukan harga jual properti anda. Jika anda mematok harga jual yang terlu tinggi, tidak akan ada seorang pun yang tertarik untuk membeli rumah anda.

4. Fasilitas yang tersedia

Sebagus apapun rumah yang anda miliki, nilainya tidak akan terlalu tinggi jika lokasinya berada di tempat terpencil. Akses yang dekat dan mudah dengan fasilitas umum seperti rumah sakit, pasar, atau sekolah tentunya akan menjadi nilai tambah untuk meningkatkan harga jual rumah anda.

5. Lokasi padat penduduk

Rumah yang terletak di kawasan padat penduduk akan cenderung meningkat harganya. Daerah seperti ini akan memiliki tingkat pertumbuhan ekonomi yang tinggi sehingga nilai bangunan yang berada didalam wilayah tersebut akan ikut meningkat.

6. Status kepemilikan

Seperti halnya benda berharga lainnya, sebuah properti dapat dinilai dari status kepemilikannya. Sebuah rumah yang memiliki sertifikat hak milik (SHM) tentunya akan bernilai lebih dibanding yang hanya berstatus hak guna bangunan (HGB). Tentang sertifikat baca disini.

Beberapa status kepemilikan dapat berubah, namun ada pula yang tidak akan berubah. Misalnya bangunan yang berdiri diatas tanah pemerintah. Jika anda memiliki properti yang di bangun diatas lahan negara, seperti lahan milik PJKA, maka anda hanya akan memiliki hak guna bangunan atas properti anda.

Selain hal hal yang telah disebutkan mengenai status kepemilikan, ada satu masalah lagi yang bisa mempengaruhi nilai jual sebuah properti. Masalah ini cenderung melibatkan orang orang dekat, yaitu mengenai sengketa kepemilikan. Properti yang memiliki kasus sengketa cenderung akan sulit terjual. Biasanya hal ini terjadi karena pertikaian antar keluarga atau karena penerbitan dua atau lebih sertifikat untuk satu bangunan yang sama.

Itulah ke enam poin atau faktor yang harus anda pahami.

Masih banyak hal hal lain yang dapat menjadi faktor yang mempengaruhi harga sebuah rumah. Jika anda ingin rumah anda tetap memiliki nilai jual yang tinggi, maka anda harus memastikan agar rumah anda selalu terawat, tidak bermasalah, dan memiliki akses mudah dan dekat dengan fasilitas umum. Jika semua hal tersebut sudah anda miliki, berarti anda telah berhasil dalam berinvestasi peroperti.

Tapi perlu anda ingat bahwa pergerakan nilai jual sebuah properti bergerak cukup lambat. Namun, perubahan kondisi lingkungan atau persaingan antar calon pembeli/developer dapat membuat harga rumah anda meroket dengan cepat. Jadi, anda tidak perlu terlalu terburu buru untuk mendapatkan kuntungan instan. Kesabaran akan berbuah manis pada akhirnya.

Bagikan